Showing posts with label Materi Ekonomi Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Materi Ekonomi Bisnis. Show all posts

Saturday, April 26, 2014

Kumpulan Materi Aspek Hukum Dalam Bisnis

Materi I - Pengertian & Sejarah Hukum Tentang Perbankan
unduh materinya DISINI 
Materi II - Pengantar Umum Tentang Hukum Perbankan
unduh materinya DISINI 
Materi III - Merger Akuisisi & Likuidasi
unduh materinya DISINI 
Materi IV - Hukum Tentang Rahasia Bank
unduh materinya DISINI 
Materi V - Aspek Hukum Lembaga Penjamin Simpanan
unduh materinya DISINI 
Materi V - Hukum Perjanjian (Kontrak Bisnis)
unduh materinya DISINI 
Materi V - Teori Hukum Tentang Perlindungan Nasabah Bank
unduh materinya DISINI 
Materi VI -Teori Hukum Tentang Bank Sentral dan Pengawasan Bank
unduh materinya DISINI 
Materi VII - Aspek Hukum Bank Mengenai Bank Multinasional dan Internasional
unduh materinya DISINI 
Sumber : http://bani-cheno.blogspot.com

Friday, April 25, 2014

Permintaan dan Penawaran Uang ׀ Pengantar Ekonomi Makro


Pengertian Uang
Uang adalah sesuatu yang dapat berfungsi secara umum sebagai sarana pertukaran barang dan jasa, asset, dan pembayaran terhadap utang-utang. Uang juga merupakan persediaan aset, digunakan untuk transaksi, salah satu jenis kekayaan.
Fungsi Uang
  • Untuk kelancaran kegiatan tukar-menukar
  • Uang berperan sebagai penyimpan nilai
  • untuk menjadi unit hitung (satuan nilai) dan media pertukaran
  • untuk ukuran bayaran yang ditunda
  • kemudahan uang dikonversi menjadi sesuatu yang lain seperti barang dan jasa, kadang disebut likuiditas uang
Penggunaan uang meningkatkan efisiensi
  • Uang adalah alat untuk mengukur transaksi ekonomi.
  • Tanpanya, kita terpaksa melakukan barter.
  • Namun, barter membutuhkan kebetulan ganda dari keinginan (double coincidence of wants) — situasi yang jarang terjadi di antara dua orang, masing-masing memiliki barang yang lain inginkan pada waktu dan tempat yang tepat untuk melakukan pertukaran.
Mengapa Orang pakai Uang?
  • Medium of Exchange (Sarana pertukaran) :
    • Acceptable (dapat diterima)
    • Portable (mudah dibawa)
    • Divisible (terbagi-bagi)
    • Cannot easily counterfeited (tdk mudah
    • dipalsu)
    • A store of value (Penimbun nilai)
    • A unit of account (satuan hitung)
    • A standard deffered of payment (standar pembayaran utang)
Sejarah Uang
  • Barter
  • Commodity money(gold or silver) (Fullbodied money)
  • Modern money
    • Paper money
    • Bank money
    • Electronic Money
Bentuk Uang
  • Uang fiat adalah uang yang nilai nominalnya jauh lebih tinggi daripada bahan pembuat uang tersebut. Uang tersebut menjadi berharga karena pemerintah dan masyarakat telah sepakat untuk menerima uang tersebut dengan nilai tertentu (Tidak memiliki nilai intrinsik).
  • Uang komoditas (Commodity money) adalah uang yang nilai bahan pembuatnya / komoditas bahan sama dengan nilai nominal uang tersebut (memiliki nilai Intrinsik)
  • Uang Hampir Likuid Sempurna adalah suatu aset yang dapat dijadikan sebagai uang namun tidak semua pelaku ekonomi mau menerima sebagai alat pembayaran karena harus ditukarkan lebih dulu dengan uang likuid (uang fiat dan komoditas. Contohnya cek
Macam dan Jenis Uang
  1. Uang Kartal adalah uang yang dijadikan sebagai alat transaksi sah dan wajib diterima seluruh masyarakat pada perekonomian. Uang kartal umumnya berbentuk uang kertas dan uang logam. Contoh uang logam Rp. 100,- uang kertas Rp. 1.000,- dan lain sebagainya.
  2. Uang Giral adalah suatu tagihan pada bank umum yang dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran dan transaksi yang sah dan masyarakt tidak wajib menerima pembayarannya. Uang giral dapat dibilang mudah, aman dan praktis karena dalam melakukan transaksi di mana seseorang tidak perlu menghitung dan membawa banyak uang kontan, jika hilang atau jatuh ke tangan orang jahat dapat segera diblokir dan mudah dalam penggunaannya. Contoh uang giral yaitu cek, giro, telegraphic transfer, dan lain-lain.
  3. Uang Kuasi adalah surata atau sertifikat berharga yang dapat dijadikan sebagai alat pembayaran yang sah. Contoh uang kuasi adalah saham, obligasi, dan lain-lain.
  • Pemerintah dapat terlibat dalam sistem moneter untuk membantu rakyat mengurangi biaya transaksi.
  • Menggunakan emas sebagai mata uang adalah mahal karena kemurnian dan beratnya harus diverifikasi.
  • Juga, koin lebih banyak dikenal daripada batangan emas.
  • Pemerintah lalu menerima emas dari publik untuk ditukar dengan sertifikat emas- lembaran kertas yang bisa ditukar dengan emas.
  • Jika orang percaya pemerintah akan memberi mereka emas bila diminta, maka mata uang tersebut akan sama berharganya dengan emas itu sendiri plus, lebih mudah membawa kertas daripada emas.
  • Hasil akhirnya adalah karena tak ada yang meminta emas lagi dan semua orang menerima kertas, kertas itu memiliki nilai dan berperan sebagai uang.
Jumlah Uang Beredar vs. Kebijakan Moneter
  • Jumlah uang beredar (money supply) adalah jumlah uang yang tersedia.
  • Kontrol atas jumlah uang beredar disebut kebijakan moneter (monetary policy)
  • Di Amerika Serikat, kebijakan moneter dilakukan oleh institusi setengah independen yang disebut bank sentral.
  • Bank sentral di AS disebut Federal Reserve, atau Fed.
Operasi Pasar Terbuka, Pembelian dan Penjualan Obligasi Pemerintah
  • Untuk meningkatkan jumlah uang beredar : Bank sentral membeli obligasi pemerintah dan membayarnya dengan uang baru.
  • Untuk menurunkan jumlah uang beredar : Bank sentral menjual obligasi pemerintah dan menerima uang yang ada di masyarakat dan lalu menghancurkannya.
Bank Sentral mengendalikan jumlah uang beredar dalam 3 cara :
  1. Melakukan Operasi Pasar-Terbuka (membeli dan menjual obligasi pemerintah)
  2. Mengubah persyaratan cadangan (tidak pernah benar-benar digunakan).
  3. Mengubah tingkat diskonto yang bank-bank anggota (tak memenuhi persyartan cadangan) bayar untuk meminjam dari bank sentral.
Komponen Penawaran Uang
M1: transaction money, disebut juga uang dalam arti sempit, terdiri dari:
Currency (coins and paper currency) +
Transaction account (demand deposit) +
Traveler’s checks
M2: broad money, disebut juga uang dalam arti luas, terdiri dari:
M1 + saving deposits + time deposit
Uang Inti
High Powered / Core Money (M0):  M0 = C + R
where:
C = Currency in circulation (paper and coin money)
R = Reserve Requirement of Commercial Bank in Central Bank
The Future of Money:
(The Evolution of Money:an empirically view)
Barter > Commodity Money (gold & silver) > Paper money (certificate) > Bank money (demand deposit) > Intangible money > Electronic money (e-money)
Permintaan Uang
  1. Transaction Demand for Money
  • Uang diperlukan untuk membiayai pembelian/ transaksi thd. barang, jasa dll.
  • Permintaan uang berkorelasi positip dengan tingkat pendapatan, tetapi berkorelasi negatip dengan tingkat bunga, ceteris paribus.
  1. Asset Demand >  fungsi store of value
  • Berkaitan dengan keinginan memegang uang karena likuiditasnya & sebagai asset yang tidak beresiko
Teori Klasik tentang permintaan uang
1. The Equation of Exchange  (by Irving Fisher)
Quantity Theory of Money: “Orang menahan uang untuk tujuan transaksi”
MV = Py
Where :
M : nominal quantity of money
V : income velocity of money
P : price level
y : quantity of output of goods and service
Persamaan kuantitas dapat dipandang sebagai suatu definisi : mendefinisikan perputaran V sebagai rasio GDP nominal, PY, terhadap kuantitas uang M. Tapi, jika kita membuat asumsi bahwa perputaran uang adalah konstan, maka persamaan kuantitas MV = PY menjadi teori dampak uang yang berguna. Garis di atas V mengartikan perputaran adalah tetap.

Teori Kuantitas Uang
Persamaan kuantitas adalah suatu identitas : definisi dari empat variabel membuatnya benar. Jika satu variabel berubah, satu atau lebih yang lain harus juga berubah untuk
mempertahankan identitas. Persamaan kuantitas kita gunakan dari sekarang adalah jumlah uang beredar (M) dikali perputaran uang transaksi (V) yang sama dengan harga (P) dikali jumlah transaksi (T):
Uang × Perputaran = Harga × Transaksi
M × V = P × T
V dalam persamaan kuantitas disebut perputaran uang transaksi (transactions velocity of money). Ini menyatakan berapa kali uang berpindah tangan dalam periode waktu tertentu.

2. The Cambridge Equation (by Alfred Marshal)
“ household desire to hold some fraction of their nominal income as money (in cash)
Md = kPy
Where:
Md : Jumlah keseluruhan uang yang diinginkan untuk ditahan
k : konstanta yang menyatakan berapa banyak uang orang ingin tahan untuk setiap dolar pendapatan (0<k<1)
Py : Nilai output nominal = Pendapatan nominal rumah tangga
Motif Permintaan Uang Menurut Keynes :
  • Transaksi (transaction motive)
    • untuk memperlancar transaksi
    • Semakin besar sejalan dengan me­pendapatan
    • Berjaga-jaga (precautionary motive)
      • terkait dengan kondisi ketidakpastian
      • Ditentukan oleh besar kecilnya transaksi
      • Spekulasi (speculative motive) – spekulasi dalam surat berharga _ membeli surat berharga pada saat harganya murah dan menjualnya pada saat harganya mahal untuk memperoleh keuntungan
Penawaran Uang (money supply)
  • Jumlah uang kartal dan giral yang beredar dalam perekonomian
  • Pemerintah dapat mempengaruhi dan mengendalikan jumlah uang beredar melalui:
    • Open market operation
    • Discount rate policy
    • Changing reserve requirement
    • Selective credit control
The Monetary transmission Mechanism
  • It the route by which changes in the supply of money are translated into
  • changes in output, employment, prices and inflations.
  • For instance, Central Bank is concerned about inflation and decided to slow down the economy.
  • R down MS up > I, C,X down AD down > Real GDP down and inflation down.
Semoga bermanfaat....

Sumber Referensi :

  • Makroekonomi Teori Pengantar Edisi III, Penulis Sadono Sukirno
  • Bahan Mata Kuliah Pengantar Ekonomi Makro di STIE Bank BPD Jateng yang disampaikan oleh Bpk. Himawan Arif S., SE. MSi.

Cara Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan SIUP

Assalamualaikum Wr. Wb.


Cara Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan SIUP | Berdasarkan Peraturan Mentri perdagangan Republik Indonesia Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) adalah Surat izin untuk dapat melakukan kegiatan usaha perdagangan yang di keluarkan instansi pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai Domisili Perusahaan. Surat ini diperlukan untuk melaksanakan kegiatan usaha dalam bidang perdagangan dan jasa.
Contoh Surat Izin Usaha Perdagangan

Cara Membuat Surat Izin Usaha Perdagangan SIUP
Untuk Membuat Akta Pendirian perusahaan di Perlukan Dokumen-dokumen Berikut :

  • Fotokopi Kartu Penduduk (KTP) pada Pendiri, minimal 2 orang.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) Penaggung Jawab/Direktur.
  • Fotokopi NPWP Penaggung Jawab.
  • Foto Penaggung Jawab Perusahaan ukuran 3 x 4, sebanyak 2 Lembar Berwarna.
  • Fotokopi Lunas PBB Tahun terahir sesuai Domisili Perusahaan.
  • Fotokopi Surat Kontak/sewa kantor atau bukti kepemilikan Tempat Usaha.
  • Surat Keterangan Domisili dari Pengelola Gedung jika berlokasi di gedung Perkantoran.
  • Surat Keterangan Domisili dari RT/RW (untuk perusahaan yang berdomisili di lingkungan Perumahan).
  • Foto Kantor Tapak Depan, tapak dalam (Ruang berisi Meja, Kursi, dan Komputer). Foto-foto ini di gunakan untuk mempermudah Survei lokasi untuk mendapatkan SIUP.
  Prosedur Surat Izin Tempat Usaha
  1. Mengajukan permohonan izin tempat usaha kepada camat atau bupati dengan melampirkan semua persyaratan administratif yang diperlukan.
  2. Apabila di kecamatan atau kabupaten terdapat Kantor Pelayanan Perizinan Satu Atap, surat permohonan bisa ditujukan kepada camat atau bupati melalui Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Satu Atap.
  3. Selanjutnya petugas dari pemerintah akan memeriksa tempat usaha kita untuk mencocokkan semua data dengan kondisi yang ada di lapangan. Jika ada ketidakcocokan atau kurang sesuai, petugas akan memberikan pengarahan.
  • SIUP Besar diberikan kepada perusahaan yang modal dan kekayaanya dalam akta pendirian di atas Rp 500.000.000,-
  • SIUP Sedang diberikan kepada perusahaan yang modal dan kekayaanya dalam akta pendirian di atas Rp 200.000.000,-
  • SIUP Kecil diberikan kepada perusahaan yang modal dan kekayaanya dalam akta pendirian sampai dengan Rp 200.000.000,-
Proses normal pembuatan SIUP membutuhkan waktu 2 minggu ( 14 hari kerja ) dan harga dari jenis SIUP berbeda - beda sesuai dengan domisili perusahaan yang bersangkutan.

Semoga bermanfaat....

Saturday, April 12, 2014

Teori ekonomi makro dan mikro

Teori ekonomi makro dan mikro

Konsep Ekonomi Mikro

Pernahkah kamu pergi ke pasar tradisional? Coba kamu perhatikan perilaku pembeli dan penjual dalam melakukan transaksi. Ya, mereka saling menawar harga untuk mendapatkan kesepakatan harga atas barang atau jasa yang mereka butuhkan.

Untuk jelasnya, pengertian ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari aktivitas-aktivitas perekonomian yang bersifat bagian kecil, yang memusatkan perhatiannya pada masalah bagaimana konsumen akan mengalokasikan pendapatannya yang terbatas terhadap berbagai macam barang dan jasa yang dibutuhkan, untuk memperoleh kepuasan maksimum.


Aktivitas unit-unit ekonomi yang dikaji dalam ekonomi mikro di antaranya sebagai berikut.


  1. Mempelajari bagaimana perilaku seseorang sebagai konsumen, sebagai pemilik sumber-sumber ekonomi dan sebagai produsen.
  2. Mempelajari bagaimana arus perputaran barang dan jasa mulai dari produsen sampai pada konsumen.
  3. Mempelajari bagaimana harga-harga barang dan jasa itu dapat terbentuk.
  4. Mempelajari bagaimana produsen dalam menentukan tingkat produksi agar tercapai keuntungan yang maksimum.
  5. Mempelajari bagaimana konsumen atau rumah tangga mengalokasikan pendapatannya yang sangat terbatas untuk barang dan jasa yang dibutuhkan sehingga tercapai kepuasan maksimum.
Dalam teori ekonomi mikro menganggap bahwa factor produksi (alam, tenaga kerja, modal, dan pengusaha) yang dimiliki oleh masyarakat sifatnya terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas. Untuk itu masyarakat harus dapat memilih kegiatan ekonomi, yang meliputi kegiatan dalam memproduksi, menyalurkan, dan menggunakan barang maupun jasa.

Adapun tiga masalah pokok ekonomi modern, yaitu sebagai berikut.


  1. What, artinya apa dan berapa banyak barang dan jasa dapat diproduksikan.
  2. How, artinya bagaimana caranya memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan.
  3. For Whom, artinya untuk siapa barang dan jasa diproduksikan.
Secara ringkas ruang lingkup yang dipelajari dalam ilmu ekonomi mikro meliputi hal-hal berikut ini.
  1. Permintaan, penawaran, dan keseimbangan harga pasar.
  2. Elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran.
  3. Teori perilaku konsumen.
  4. Teori produksi, biaya produksi, penerimaan produsen, dan laba.
  5. Pasar persaingan sempurna.
  6. Pasar monopoli.
  7. Pasar oligopoli.
  8. Pasar persaingan monopolistik.
  9. Permintaan akan input.
  10. Mekanisme harga dan distribusi pendapatan.
pasar

Konsep Ekonomi Makro

Ekonomi makro muncul seiring perkembangan ilmu ekonomi. Kamu mungkin pernah membaca atau mendengar kebijakan-kebijakan pemerintah, baik kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Nah, itu semua dapat kamu pelajari dalam ekonomi makro.

Jadi, pengertian ekonomi makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. Dengan demikian hubungan kausal yang dipelajari dalam ekonomi makro, pada intinya adalah hubungan antar variabel ekonomi agregatif (secara keseluruhan), seperti tingkat pendapatan nasional, tingkat kesempatan kerja, pengeluaran konsumsi rumah tangga, saving (tabungan), investasi nasional, tingkat bunga, jumlah uang yang beredar, neraca pembayaran, stok kapital nasional, utang pemerintah, dan sebagainya.


Hubungan di antara variabel-variabel tersebut, dapat bersifat kausal (sebab akibat) dan bersifat fungsional (saling memengaruhi). Bersifat hubungan kausal (sebab akibat), seperti hubungan antara jumlah uang beredar dengan laju inflasi, hubungan antara meningkatnya pengeluaran konsumsi pemerintah dengan menurunnya tingkat pengangguran, dan sebagainya.


Sedangkan yang bersifat hubungan fungsional (saling memengaruhi), seperti hubungan pendapatan dengan pengeluaran konsumsi dan investasi, hubungan antara pendapatan dengan pengeluaran konsumsi dan tabungan, dan sebagainya. Secara matematis hubungan fungsional tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut.


  1. Y = C + I, di mana Y adalah pendapatan, C adalah konsumsi, dan I adalah investasi.
  2. Y = C + S, di mana Y adalah pendapatan, C adalah konsumsi, dan S adalah tabungan.
Oleh karena itu, dengan mempelajari ekonomi makro kita akan menjadi lebih mampu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam suatu perekonomian. Adapun ekonomi makro menjelaskan tentang hal-hal berikut ini.
  1. Pentingnya segi permintaan dalam menentukan tingkat kegiatan dalam perekonomian.
  2. Pentingnya kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mewujudkan prestasi kegiatan ekonomi pada tingkat yang dikehendaki.
Selanjutnya, berdasarkan ruang lingkupnya menunjukkan bahwa teori ekonomi makro bertujuan memberikan gambaran tentang bagaimana suatu perekonomian berfungsi dan dapat menjalankan kegiatannya.

Teori ekonomi makro
bertitik tolak pada teori yang dkemukakan oleh ahli ekonomi Inggris yang bernama John Maynard Keynes, dalam bukunya yang berjudul The General Theory of Employment, Interest, and Money pada tahun 1936, yang secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua aspek, yaitu:


  1. Kritik atas pandangan ahli ekonomi klasik mengenai faktor-faktor yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi suatu negara, dan
  2. Pengeluaran agregat, yaitu pembelanjaan masyarakat atas barang dan jasa menjadi faktor utama yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi suatu negara.
Secara ringkas ruang lingkup yang dipelajari dalam ilmu ekonomi makro meliputi hal-hal berikut ini.
  1. Penghitungan pendapatan nasional.
  2. Keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian dua sektor.
  3. Keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian tiga sektor.
  4. Kebijakan fiskal dan sistem perpajakan.
  5. Uang bank, dan penciptaan uang.
  6. Kebijakan moneter dan uang yang beredar.
  7. Pasar uang dan pasar tenaga kerja.
  8. Teori inflasi.
  9. Perdagangan luar negeri, nilai valuta asing, dan neraca pembayaran.
  10. Perdagangan luar negeri dan tingkat keseimbangan pendapatan nasional.
  11. Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi.

Semoga bermanfaat ......

Sunday, July 28, 2013

Pengantar Bisnis 1


Introduction to Business

Judul: PENGANTAR BISNIS JILID 1 JEFF MADURA
Bahasa: Indonesia
Jumlah: 10 Slide
Format Ebook: PowerPoint
Sumber: inwpengantarbisnis.blogspot.com
Daftar Isi:
Bab 1 Merencanakan Bisnis.
Sasaran Pembelajaran:
Identifikasi stakeholders kunci yang terkait dengan bisnis.

Menjelaskan fungsi kunci sebuah bisnis
Menjelaskan bagaimana membangun rencana bisnis.

Bab 2 Memilih Suatu Bentuk dari Kepemilikan Bisnis.
Sasaran Pembelajaran:
Menjelaskan bagaimana pemilik bisnis memilih bentuk kepemilikan usaha.
Menjelaskan metode-metode kepemilikan usaha.
Menjelaskan bagaimana pemilik bisnis dapat mengukur performa bisnisnya.

Bab 3 Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial.
Sasaran Pembelajaran:
Menjelaskan tanggungjawab firma kepada: Pelanggan (customers), Pekerja (employees), Pemegang saham dan Kreditur (stockholders and creditors), Lingkungan (environment), dan Komunitas (communities).
Menjelaskan biaya-biaya yang perusahaan keluarkan dalam pencapaian tanggung jawab sosialnya.

Bab 4 Lingkungan Ekonomi.
Sasaran Pembelajaran:
Identifikasi faktor-faktor ekonomi yang mempengaruhi kinerja bisnis.
Menjelaskan Bagaimana harga pasar ditentukan.
Menjelaskan bagaimana pemerintah mempengaruhi kondisi ekonomi.

Bab 5 Lingkungan Industri.
Sasaran Pembelajaran:
Identifikasi karakteristik industri yang mempengaruhi kinerja bisnis.
Jelaskan mengapa beberapa perusahaan lebih ditunjukkan kepada kondisi-kondisi industri.
Jelaskan bagaimana suatu perusahaan dapat bersaing di dalam industri nya.

Bab 6 Lingkungan Global.
Sasaran Pembelajaran:
Jelaskan mengapa perusahaan perhatian terhadap bisnis internasional.
Uraikan bagaimana perusahaan melakukan bisnis internasional.
Jelaskan bagaimana karakteristik asing dapat mempengaruhi suatu perusahaan bisnis internasional.
Jelaskan bagaimana perubahan nilai tukar dapat mempengaruhi perusahaan

Bab 7 Dasar-dasar Manajemen yang Efektif.
Sasaran Pembelajaran:
Identifikasi tingkatan manajemen.
Identifkasi fungsi kunci daripada manajer.
Menjelaskan ketrampilan yang manajer butuhkan
Menjelaskan metode yang manejer dapat gunakan untuk menambah nilai guna waktu secara efektif.

Bab 8 Struktur Organisasi.
Sasaran Pembelajaran:
Menjelaskan bagaimana sebuah struktur organisasi boleh digunakan oleh perusahaan untuk mencapai rencana starategisnya.
Mengidentifikasi metode-metode yang dapat digunakan untuk tugas-tugas departemenlisasi.

Bab 9 Manajemen Produksi.
Sasaran Pembelajaran:
Identifikasi sumber daya kunci yang digunakan untuk produksi.
Identifikasi faktor yang mempengaruhi keputusan lokasi pabrik.
Uraikan bagaimana berbagai faktor mempengaruhi keputusan disain dan tata ruang (layout).
Uraikan tugas pokok yang dilibatkan di dalam pengendalian produksi

Bab 10 Memperbaiki Kualitas dan Efektivitas Produksi.
Sasaran Pembelajaran:
Menunjukkan bagaimana total quality management (TQM) dapat diaplikasikan untuk memonitor dan tingkatkan kualitas produk dan jasa yang diproduksi.
Identifikasi metode-metode kunci yang digunakan untuk meningkatkan efesiensi produksi.

KLIK DI BAWAH INI UNTUK DOWNLOAD

PB Jeff Madura 01       PB Jeff Madura 05       PB Jeff Madura 09
PB Jeff Madura 02       PB Jeff Madura 06       PB Jeff Madura 10
PB Jeff Madura 03       PB Jeff Madura 07
PB Jeff Madura 04       PB Jeff Madura 08
Sumber :http://ekhi04.blogspot.com